Penuh haru, intip momen perpisan Pj Bupati dengan masyarakat sangihe menggunakan pakaian adat sampai dihentar ke pelabuhan.

SuaraBanuaku.com-Sangihe Perasaan sedih penuh haru dirasakan oleh masyarakat sangihe ketika berpisah dengan Albert Huppy Wounde, Pj Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Bacaan Lainnya

Meski hanya 9 bulan masa jabatan, sosok Wounde mendapat tempat tersendiri dihati masyarakat.

Dilihat dari banyaknya masyarakat memenuhi pelabuhan laut Tahuna. Dari tua -muda serta anak-anak semua berbondong – bondong melepas kepergian PJ Bupati Sangihe itu (19/02).

Perpisahan yang dirayakan secara adat oleh badan adat sangihe menjadi penghormatan masyarakat kepada sosok yang dikagumi. Pada kesempatan itu Wounde didampingi istri kompak memakai baju adat sangihe mengucapkan terima kasih kepada para ASN dan Badan adat yang telah mebantu tugas dan pengabdiannya selama menjabat sebagai bupati.

Acara iring-iringan masal yang dilakukan dari rumah dinas menuju pelabuhan tahuna merupakan rasa cinta dan hormat yang tulus diberikan kepada sosok yang hangat dan bersahabat itu. Cahaya redup dari pelabuhan melengkapi suasana sendu yang penuhi oleh isak tangis dan pelukan erat dari masyarakat kepada sosok pemimpin itu seolah tak rela melepaskan.

Kapal berlayar dan Lambaian tangan dari atas kapal yang perlahan menghilang dalam gelap.

Terima kasih Bapak Albert Huppy Wounde atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai pemimpin daerah kami Kabupaten Sangihe.(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *