Pemkab Sangihe dan Masyarakat Gelar Perayaan Natal Oikumene Tahun 2025: Wujud Persatuan Antara Pemerintah dan masyarakat

Sangihe (SuaraBanuaku.Com) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe dan masyarakat melaksanakan Perayaan Natal Oikumene Tahun 2025 di Papanuhung Rumah Jabatan Bupatli, pada hari Senin (8/12/2025).

Acara yang berjalan penuh khidmat ini menjadi wujud kesatuan antara pemerintah dan masyarakat, dihadiri  Bupati Michael Thungari bersama Ketua Tim Penggerak PKK Ny Cherly Thungari Soeyoenus, Wakil Bupati Tendris Bulahari bersama Wakil Ketua TP- PKK Ny Bulahari Walukow, Forkopinda, tokoh-tokoh Agama, Sekda Melachton Harry Wollf  beserta istri, para pejabat Pemkab, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Perayaan Natal tahun ini mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga (Matius 21:24)”

Acara dibuka dengan ibadah Natal oleh Ketua Sinode Gmist Pdt DR Welman Boba. 

Welman Boba dalam refleksinya dalam Matius 1 : 21-23  menguraikan penjelmaan yang menjadi manusia adalah anugerah seperti dalam Injil Yohanes, firman itu telah menjadi manusia bahkan kita adalah gambar dan rupanya bagaimana dia datang itulah yang disampaikan oleh malaikat bahwa seorang perempuan muda akan melahirkan anak laki-laki menamakan dia Yesus.

“Allah yang hadir untuk menyelamatkan sekali lagi hadir untuk menyelamatkan saya dan saudara-saudara, Yesus Dia adalah Allah yang datang di tengah-tengah kita untuk menyelamatkan kita, untuk menyelamatkan keluarga kita masing-masing, mari sambutlah sang Raja Damai dengan sukacita Natal,” kata Boba”

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari pertama-tama  mengucapkan terima kasih kepada panitia dan seluruh hadirin dalam perayaan Natal ini, dengan penuh sukacita ini izinkan saya menyampaikan pesan khusus dari Bapak gubernur Sulawesi Utara beliau sejatinya telah merencanakan untuk hadir dalam momen Natal di malam hari ini namun karena satu dan lain hal beliau tidak dapat hadir dan menitipkan salam hormat dan salam kasih bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe serta menyampaikan selamat menyongsong Natal kiranya damai dan sukacita Natal menaungi kita semua.

“Natal merupakan momen yang mulia momen yang mengingatkan kita akan kasih Allah yang dinyatakan melalui kelahiran Tuhan Yesus Kristus sang juru selamat, adalah menyambut Kristus bukan menyambut Bupati maupun juga menyambut gubernur maka dari itu tidak mengurangi nikmat kita pada malam hari ini karena Natal bukan sekedar sebuah perayaan melainkan panggilan untuk menghadirkan kasih menghadirkan kepedulian dan damai dalam kehidupan kita setiap hari,” ucap Bupati .

Perayaan Natal yang kita laksanakan hari ini lanjutnya, merupakan wujud nyata persaudaraan antar denominasi yang dipersatukan dalam satu iman kepada Kristus melalui perayaan ini kita belajar bahwa perbedaan tradisi dan tata ibadah tidak memisahkan kita sebab kasih Kristus menyatukan seluruh umat dalam satu tubuh satu sukacita dan tentunya satu pengharapan.

“Ibadah Natal Oikumene ini juga menjadi ruang bersama bagi gereja pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat hubungan mempererat kebersamaan lintas denominasi serta memperteguh komitmen menghadirkan damai sejahtera di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara kita juga bersyukur bahwa Natal kali ini turut dihadiri oleh ketua pengadilan agama ketua pengadilan negeri bapak Kapolres, juga remaja mesjid menjadi bukti nyata kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Kepulauan Sangihe begitu kuat, ini yang harus kita jaga,” tegasnya.

Menurutnya, perayaan Natal tahun ini bukan hanya kegiatan rutin, melainkan momen berharga untuk merenungkan kasih Allah melalui kelahiran Sang Juru Selamat. 

Thungari mengajak agar perayaan ini menjadi inspirasi bagi pemerintah untuk melayani dengan tulus dan masyarakat untuk memberikan dukungan, serta mempererat tali kasih.

Bupati juga menekankan bahwa Kabupaten Sangihe meskipun memiliki keragagaman suku, ras, agama, dan bahasa, tetap terikat dengan tali kasih yang menjadi kekuatan untuk membangun daerah yang kuat. 

“Mari kita terus bergandengan tangan, bahu membahu untuk memasuki tahun 2026 dengan semangat baru untuk Sangihe yang lebih maju,”kuncinya.

Pada perayaan Natal Oikumene Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemkab Sangihe telah memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat dan pemberian bonus bagi Atlit yang mendapat medali Emas, Perak, dan Perunggu pada Porprov tahun 2025. 

Dalam kesempatan disela sela acara Ibadah Natal tersebut, Ketua BKAG (Badan Kerjasama Antar Gereja) Pdt. Leopold  Albert Talawe MTh  menyampaikan rasa syukur karena acara berjalan dengan baik. Ia menekankan pentingnya semangat sebagai urat nadi kehidupan, dan kehadiran Bupati dan Wakil Bupati bersama yang berdampingan menunjukkan bahwa Kabupaten  Kepulauan Sangihe akan semakin maju.

Perayaan Natal Oikumene Tahun 2025 turut dimeriahkan oleh Group Musik bambu Bethesda Sesiwung dan Group Hadra dari remaja pemuda masjid Akembuala, diakhiri dengan pemberian tali kasih dan bingkisan Natal dari Gubernur Sulut Silvanus Komaling dan dari Bupati Michael Thungari bagi Masyarakat dan Atlit berprestasi pada Even Porprov tahun 2025. (IM)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *