SuaraBanuaku.Com-Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, Mengatakan, keterlibatan mahasiswa dalam pelayanan masyarakat merupakan bagian penting dari pembangunan spiritual dan sosial. Ini disampaikan Bupati Thungari didepan Mahasiswa (STT) Missio Dei Manado pada saat membuka kegiatan pelayanan dan Pengabdian Masyarakat di Gereja GKRI Solagratia kampung Naga 1 Kecamatan Tamako Minggu (06/07) 2025

Ia menekankan Sejarah Penyebaran Injil di Sangihe sarat dengan nilai-nilai pemberdayaan masyarakat. Para pekabar Injil terdahulu tidak hanya membawa firman keselamatan, tapi juga keterampilan yang aplikatif seperti pertukangan, membuat perahu, bahkan berhitung. Semua dilakukan dengan hati yang melayani.
Bupati Thungari menyambut baik keputusan pihak kampus yang memilih Kecamatan Tamako, khususnya Kampung Nagha 1, sebagai lokasi pelayanan dan pengabdian.
“Saya, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan lembaga, para dosen, serta seluruh mahasiswa yang telah memilih wilayah Kecamatan Tamako sebagai ladang pelayanan,” Kata Thungari.
Kata dia warisan keterampilan dari para pendahulu telah membentuk karakter masyarakat Sangihe yang mandiri dan terampil, bahkan mampu membawa keterampilan tersebut ke daerah lain.
Thungari berharap kehadiran para mahasiswa selama 20 hari ke depan dapat dimaksimalkan untuk membaur dengan masyarakat serta menerapkan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah. Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan kegiatan seperti ini sebagai ruang pembelajaran langsung bagi para mahasiswa.
“Kerja lapangan seperti KKL atau KKN adalah kesempatan berharga. Turun ke lapangan, membaur dengan masyarakat, dan mempraktikkan ilmu adalah bagian dari proses pendidikan yang utuh,” jelasnya.
Dalam penutupnya, Bupati mengajak seluruh elemen, baik gereja, akademisi, maupun pemerintah, untuk bersinergi dalam mendukung kegiatan pelayanan ini.
“Dengan kolaborasi dan sinergi dari semua pihak, pelayanan akan semakin bermakna dan pembangunan akan berjalan lebih adil,” pungkas Thungari.
Kegiatan Mahasiswa ( STT ) Misio Dei Manado berlangsung selama kurang lebih tiga minggu dan dalam kegiatan ini akan melibatkan masyarakat dalam berbagai bentuk pelayanan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat Kampung Nagha 1.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tamako Meylan S. Yohanis, S.A.P., Kapolsek Tamako, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Kapitalaung Kampung Nagha 1, serta 48 mahasiswa dan mahasiswi STT Missio Dei beserta tamu undangan lainnya. (ADV)






